Home Pengetahuan Bunda Jangan Lakukan Ini Jika Bayimu Terjatuh, Jika Tidak Ingin Meninggal Dunia

Bunda Jangan Lakukan Ini Jika Bayimu Terjatuh, Jika Tidak Ingin Meninggal Dunia

86
0
SHARE

Ada laporan yang menyampaikan bila, seseorang bayi berumur 9 bln., jatuh dari ranjang yang tingginya kurang lebih 50 cm, mamanya waktu saksikan bayi ini jatuh lantas kepalanya ada benjolan, tidaklah terlalu peduli.

Tetapi sesudah 4 hari, dahinya mulai bengkak dan lebih kronis, mamanya selekasnya membawanya ke rumah sakit tetapi nyawanya tidak bisa diselamatkan.

Apabila bayimu jatuh, apa yang semestinya seseorang ibu kerjakan? Hal yang tidak dapat dikerjakan apabila bayimu jatuh:

1. Tidak Bisa Selekasnya Diangkat dan DigendongWaktu bayi jatuh, umumnya ibu bakal selekasnya menggendongnya, tetapi langkah tersebut sesungguhnya salah.

Langkah yang benar yakni menenangkan diri, lantas tunggu sebagian detik, ingat posisi jatuh si bayi, saksikan sisi badannya ada yang terluka atau tak.

Sekalian perhatikan juga, apakah gerakan si bayi ada yang aneh, atau cobalah perhatikan apakah si bayi ada trauma dan patah tulang.

2. Tak Bisa Menggosok Luka LebamApabila berlangsung luka lebam, jika tidak bisa diakukan selekasnya, bisa didinginkan dahulu. Setelah luka, dalam 24-28 jam bakal terbantu. Tetapi ingat untuk tidak menggosok lukanya, atau bisa jadi parah lukanya.

3. Janganlah Asal-asalan dan Tak PeduliTerdapat banyak orang-tua yg tidak lihat sinyal darurat dari si bayi, mereka jadi selanjutnya tunda penyelamatan si bayi. Beberapa gejala apa yang penting dicermati sesudah bayi jatuh?

Apabila si bayi waktu jatuh semuanya badannya terbungkus baju yang tidak tipis, umumnya waktu jatuh akan tidak menyebabkan memar yang kronis. Tetapi apabila waktu jatuh, kepala yang terserang lantai duluan, jadi harus diperhatikan lewat cara spesial.

Lantaran untuk bayi kecil, kepala semakin tambah berat dari pada badannya, terlebih apabila waktu jatuh tak memakai pakaian, jadi bakal menyebabkan memar yang serius.

Koagulasi anak-anak masihlah demikian lemah, terlebih apabila masihlah anak yang berumur 6 bln., waktu masih awal mungkin saja tak terlihat ada permasalahan, tetapi sesudah cukup lama, lukanya bakal jadi makin kritis.

Untuk luka di bagian kepala, mesti begitu diperhatikan apakah anak-anak memiliki tanda-tanda lesu, muntah-muntah, koma, dan system syaraf yang lain. Apabila anak-anak waktu terluka jadi menangis, tak muntah, berwajah normal, jadi itu masihlah baik keadaannya.

Terbalik dengan anak yang waktu jatuh mukanya segera pucat, lantas muntah, itu keadaannya lebih kronis, mesti selekasnya dibawa ke rumah sakit, kerjakan kontrol dan pengamataan sekitaran 3-4 hari.

Tanda-tanda apa yang diperlihatkan si bayi sesudah jatuh yang butuh selekasnya dibawa ke tempat tinggal sakit?

  • Berlangsung luka pendarahan di bagian kepala.
  • Sesudah jatuh, si bayi tak menangis, kesadarannya kurang terang, 1/2 mengantuk.
  • 2-3 hari sesudah jatuh, mulai muntah, atau batuk darah.
  • Sekian hari sesudah jatuh, keluar darah atau air dari sisi hidung dan telinga.

Sepanjang orangtua banyak memperhatikan bayi mereka, menghindar bayinya jatuh dari ranjang atau tempat yang agak tinggi.

Siang hari baiknya biarlah bayi bermain di matras, atau waktu ibu memasak, taruh bayi di kereta dorong, taruh di dapur, pasangkan sabuk pengamannya.

Orang-tua juga baiknya belajar sebagian perlakuan darurat, supaya bisa menolong bayinya bila tengah dalam keadaan darurat.

Sumber:viralken.online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here