Home Pengetahuan Cara Mengobati Rindu yang Menggelora Agar Tidak Terjerumus Pada Dosa

Cara Mengobati Rindu yang Menggelora Agar Tidak Terjerumus Pada Dosa

76
0
SHARE

Apa Itu Rindu? Ya, ini sebuah pertanyaan kepada kita semua yaitu saya dan anda. Rindu, Sebuah kata yang sering kita dengar sehari hari, namun terkadang kita lupa bahkan tidak tau apa arti “rindu” itu sendiri.

Bagi anak-anak muda terutama yang lagi kasmaran, mungkin rindu itu adalah ketika ingin bertemu kekasihnya. Bagi seorang anak yang merantau jauh, ingin berjumpa dengan orang tua dan keluarganya.

Kalau kita lihat arti Rindu dalam Bahasa Melayu “Rindu” itu adalah “sangat ingin dan berharap benar terhadap sesuatu”. Ya, hal ini seperti kita sampaikan sebelumnya, sangat ingin dan berharap kepada sesuatu.

Rindu kampung, artinya berharap berjumpa dengan kampung alias ingin pulang kampung. semakin jauh dan semakin lama meninggalkan kampung biasanya akan semakin rindu akan kampung halaman.

Manusia terlahir ke dunia dengan penuh kesempurnaan, namun di dalam kesempurnaan itu masih ada hal yang paling sempurna. Maka untuk mendapatkan kesempurnaan itu, manusia harus sadar, salah satu bentuk kesadaran itu adalah manusia yang mempunyai rasa”Rindu”.

Manusia dengan rasa rindu yang menggelora, ibaratkan nasi mentah, jika dimakan bisa jadi penyakit, tidak dimakan sayang karena sudah berupa makanan.

Begitu juga dengan rasa rindu, jika dibiarkan akan menjadi jenuh, tetapi jika di buang sayang. Yah dikitlah bedanya sama nasi mentah tadi.Agar rasa rindu itu tidak menjadi bualan dalam hidup kita, baik yang tua apa lagi yang muda, berikut kami berikan obatnya:

  1. Jika kita sedang merindu, ada baiknya kita jangan membuang rasa itu, tetapi sambut dengan gairah yang tinggi agar ia bisa berteman dan menyatu ibarat darah dan pembuluh.
  2. Biarkan rasa rindu mengalir ibarat air, jika nanti bersandung dengan batu rindu ia akan berseruak, membelah lalu menyelimuti batu rindu itu.
  3. Kuasai diri-sendiri atas rasa rindu itu, kemudian katakan padanya”hei rindu, janganlah kau datang pada saat aku sudah punya rindu”, agar rindu itu tidak menjadi bualan dalam setiap langkah dan gerak otak serta detak jantung.
  4. Jika rindu menuju pada seseorang, sebisa mungkin jangan sampai orang yang dituju itu kita khayalkan, tetapi coba tusukkan langsung pada orang yang dituju rasa rindu itu agar tidak menjadi pembalut jika dibiyarkan.
  5. Namun jika rasa rindu itu menuju pada hal yang tidak mudah untuk diwujudkan, maka segeralah ambil air wudu kemudian Shalat, lalu Mengaji selama mungkin hingga rindu itu berkata”aku hanya rindu pada-MU ya Robbi”.
  6. Nah…rindu itu banyak macamnyakan, maka dari itu, hal yang harus dilakukan selain yang diatas itu, kita harus selektif dalam merespon datangnya rasa rindu itu agar kita tetap dalam keadaan merindu pada hal yang positif.
  7. Yang terakhir ini, jangan pernah merasa kecil hati atau menyombongkan diri ketika dihampiri rasa rindu, bisa-bisa jika kita begitu, rasa rindu enggan menghinggap dan kemudian menyerang kita adanya, lalu membinasakan kita dari dunia rindu.

Nah begitu kiranya resep untuk pembaca  yang budiman, agar kita tetap dalam keadaan yang terbaik dan positif serta kreatif dan mencerdaskan bagi sesama. Amin.

Sumber:antah–berantah.blogspot.co.id

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here