Home Pengetahuan Mengapa Nabi Muhammad Memiliki 9 Istri? Ini Penjelasannya

Mengapa Nabi Muhammad Memiliki 9 Istri? Ini Penjelasannya

56
0
SHARE

Nabi Muhammadshallallahu ‘alaihi wa sallammenikah dengan sembilan wanita. Ada beberapa pelajaran yang dapat kita petik dari poligami beliau ini.

Pertama, beliau tidak menikahi wanita-wanita yang masih gadis, padahal beliau mampu untuk melakukannya. Gadis yang beliau nikahi hanya satu orang saja (Aisyah).

Sebagian istri beliau adalah janda-janda yang telah memiliki anak, seperti Ummu Salamah, Khodijah, yang lain adalah janda seperti Hafshah, Zainab, dll.

Tujuan beliau menikahiummahatul mukminintersebut bukan untuk mencari kepuasan, kalau tujuannya mencari kepuasan pastilah beliau menikahi para gadis.

AllahSubhanahu wa Ta’alamemerintahkan beliau menikahi banyak wanita agar sunnah-sunnah yang tidak tampak kecuali di rumah, bisa diriwayatkan secara utuh.

Istri-istri beliau berperan dalam meriwayatkan sunnah-sunnah beliau saat di rumah dan para sahabat meriwayatkan sunnah-sunnah beliau ketika di luar rumah.

Seandainya beliau hanya beristrikan empat wanita, dua, atau satu saja, maka sunnah-sunnah beliau di rumah hanya disandarkan pada orang yang sangat sedikit.

Sehingga Allah perintahkan beliau untuk menikahi sembilan perempuan agar riwayat-riwayat tersebut disandarkan kepada orang yang banyak (sehingga menguatkan riwayatk tersebut).

Tujuan lainnya adalah menundukkan hati kabilah-kabilah besar agar mereka memeluk Islam.

Seperti pernikahan beliau denganZainab binti JahsyiShofiyyah binti Huyay bin Akhtabradhiallahu ‘anha, kemudian masuklah segolongan orang Yahudi ke dalam Islam.

Demikian juga pernikahan beliau dengan Zainab binti Jahsyradhiallahu ‘anhayang menjadikan kabilah dari Zainab ini masuk Islam.

Juga pernikahan beliau dengan anak Abu Bakar dan Umar, yakni Aisyah dan Hafshahradhiallahu ‘anhum, sehingga hubungan beliau semakin dekat dengan dua sahabatnya ini layaknya menteri-menteri beliau.

Jadi Allah memerintahkan beliau menikahi banyak wanita memiliki hikmah dan pelajaran yang banyak, baik hikmah tersebut kita ketahui atau hikmah itu Allah simpan dalam ilmu-Nya saja, dan hal ini termasuk kekhususan bagi beliaushallallahu ‘alaihi wa sallam.

Di antara kekhususan lain bagi beliaushallallahu ‘alaihi wa sallamadalah bisa jadi beliau melewati dua atau tiga hari dalam keadaan berpuasa.

Beliau berbuka ketika maghrib lalu melanjutkan puasanya di esok hari atau bahkan sampai lusa. Pada saat para sahabat mengetahui hal ini, mereka pun merasa khawatir dengan kondisi beliau, beliau menjawab,

“Aku berbeda dengan kalian. Saat aku tertidur Rabb ku memberiku makan dan minum.”

Kekhususan lain bagi beliau adalah ketika beliau wafat di hari Senin, beliau baru dimakamkan di hari Rabu. Jasad beliau sama sekali tidak berubah, berbeda dengan orang lain jika mengalami hal serupa tanpa diberikan formalin dan keadaan kota Madinah yang sangat panas, keadaan fisik beliau tidak berubah sama sekali.

Dengan demikian kita bisa mengetahui keistimewaan yang diberikan Allah kepada Nabishallallahu ‘alaihi wa sallamdalam kekuatan fisik beliau, kekhususan boleh menikahi sembilan wanita, bahkan kekhususan setelah wafatnya beliaushallallahu ‘alaihi wa sallam.

Sumber:kisahmuslim.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here