Home Quran Menjemput Rezeki Yang Telah Allah Jamin

Menjemput Rezeki Yang Telah Allah Jamin

75
0
SHARE
Sahabat Ummi, setiap makhluk ciptaan Allah sudah dijamin rezekinya. Bukan hanya manusia, melainkan semua makhluk ciptaan-Nya termasuk hewan, tumbuhan dan semua ciptaan Allah.

Allah SWT berfirman:

وَمَا مِنْ دَآ بَّةٍ فِى الْاَرْضِ اِلَّا عَلَى اللّٰهِ رِزْقُهَا وَ يَعْلَمُ مُسْتَقَرَّهَا وَمُسْتَوْدَعَهَا ۗ  كُلٌّ فِيْ كِتٰبٍ مُّبِيْنٍ

“Dan tidak satu pun makhluk bergerak (bernyawa) di bumi melainkan semuanya dijamin Allah rezekinya. Dia mengetahui tempat kediamannya dan tempat penyimpanannya. Semua (tertulis) dalam Kitab yang nyata (Lauh Mahfuz).” (QS. [Hud 11]: 6)

Rezeki tidak dipengaruhi oleh pendidikan atau kecerdasan seseorang. Semua sudah diatur oleh Allah dan datangnya bisa dari arah yang mungkin tidak kita sangka sebelumnya. Rezeki Allah untuk makhluk-Nya juga amatlah luas, sehingga setiap orang tidak perlu iri terhadap rezeki yang diterima oleh orang lain.

Allah SWT berfirman:

قُلْ مَنْ  يَّرْزُقُكُمْ مِّنَ السَّمَآءِ وَالْاَرْضِ اَمَّنْ يَّمْلِكُ السَّمْعَ وَالْاَبْصَارَ وَ مَنْ يُّخْرِجُ الْحَـيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَـيِّ وَمَنْ يُّدَبِّرُ  الْاَمْرَ ۗ  فَسَيَـقُوْلُوْنَ اللّٰهُ ۚ  فَقُلْ اَفَلَا تَتَّقُوْنَ

“Katakanlah (Muhammad), Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati, dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan? Maka mereka akan menjawab, Allah. Maka katakanlah, Mengapa kamu tidak bertakwa (kepada-Nya)?” (QS. Yunus [10]: 31)

Meski rezeki sudah diatur, bukan berarti kita diam saja dan menunggu rezeki itu datang dengan sendiri, melainkan harus diupayakan untuk menjemputnya.

Allah SWT berfirman:

وَقُلِ اعْمَلُوْا فَسَيَرَى اللّٰهُ  عَمَلَكُمْ وَرَسُوْلُهٗ وَالْمُؤْمِنُوْنَ ۗ  وَسَتُرَدُّوْنَ اِلٰى عٰلِمِ الْغَيْبِ  وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ

“Dan katakanlah, Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.” (QS. At-Taubah [9]: 105)

Jadi jangan pernah palas berupaya menjemput rezeki yang telah Allah tetapkan, sebab Allah senantiasa melihat apa yang telah kita upayakan.

Satu hal yang perlu diingat adalah, bahwa rezeki Allah itu bukan hanya berupa materi saja. Keimanan, kesehatan dan berbagai kenikmatan yang lainnya merupakan bagian dari rezeki yang juga harus kita syukuri. Karena sebesar apapun harta yang kita miliki namun jika keadaan kita tidak beriman atau fisik sakit, tentu kita tidak dapat menikmatinya. Karena rezeki bukanlah seberapa besar yang kita miliki, namun seberapa besar yang dapat kita nikmati.

Wallahua’lam bishowab.

Dikutip dari Ummi Online

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here